Arsip

Arsip untuk November 13, 2010

Acara RCTI Jadul

November 13, 2010 Tinggalkan Komentar


 

Acara RCTI Tahun 1997

Keterangan:

FS = Film Seri

FTV = Kumpulan film-film lepas

FC = Film Layar Emas

Layar Emas = Kumpulan film-film box office kelas B

Berita Nasional = Berita TVRI yang wajib ditayangkan oleh TV Swasta secara relay (pukul 19.00)

Dunia Dalam Berita = Berita TVRI yang wajib dirtayangkan oleh TV Swasta secara relay (pukul 21.00)

Laporan Khusus = Laporan Pidato Kenegaraan Presiden RI Soeharto yang wajib direlay oleh TV Swasta setelah program Dunia Dalam Berita. Program ini berdurasi paling sedikit 10 menit

Berita Terakhir = Berita TVRI yang wajib ditayangkan oleh TV Swasta secara delay (TVRI menayangkan pukul 22.30, namun TV Swasta boleh menayangkan secara tidak bersamaan, misalnya sekitar pukul 00.30 hingga 01.30)

Senin Selasa Rabu
05.00 : Hikmah Fajar05.30 : Nuansa Pagi07.00 : Nuansa Musik

07.30 : Aneka Dialog

08.00 : Si Doel Anak Sekolahan

09.00 : FTV Indonesia

11.30 : Keluarga Cemara

12.30 : Buletin Siang

13.00 : Thunder In Paradise

14.00 : Party Of Five

15.00 : FS: JAG

16.00 : Dulce Enemiga

16.30 : Kata Berkait

17.00 : FS: Friends

17.30 : Seputar Indonesia

18.00 : FS: Murder One

19.00 : Berita Nasional

19.30 : Janjiku

20.30 : Tak Tik Boom

21.00 : Dunia Dalam Berita

21.30 : Renegade

22.30 : FTV Indonesia

00.30 : Twilight Zone

01.00 : Buletin Malam

01.30 : Berita Terakhir

05.00 : Hikmah Fajar05.30 : Nuansa Pagi07.00 : Nuansa Musik

07.30 : Aneka Dialog

08.00 : Si Doel Anak Sekolahan

09.00 : FTV Indonesia

11.30 : Keluarga Cemara

12.30 : Buletin Siang

13.00 : Beverly Hills 90210

14.00 : Party Of Five

15.00 : Simfoni Dua Hati

16.00 : Dulce Enemiga

16.30 : Kata Berkait

17.00 : FS: Friends

17.30 : Seputar Indonesia

18.00 : Jin & Jun

18.30 : Tuyul & Mbak Yul

19.00 : Berita Nasional

19.30 : Janjiku

20.30 : Tak Tik Boom

21.00 : Dunia Dalam Berita

21.30 : Laporan Khusus

21.40 : Sekilas Info

22.00 : FS: Baywatch

23.00 : FTV Indonesia

01.00 : Buletin Malam

01.30 : Berita Terakhir

05.00 : Hikmah Fajar05.30 : Nuansa Pagi07.00 : Nuansa Musik

07.30 : Aneka Dialog

08.00 : Si Doel Anak Sekolahan

09.00 : FTV Indonesia

11.30 : Keluarga Cemara

12.30 : Buletin Siang

13.00 : Tralala Trilili

14.00 : Party Of Five

15.00 : Toloy Si Bocah Sakti

15.30 : Beyond 2000

16.00 : Dulce Enemiga

16.30 : Kata Berkait

17.00 : FS: Friends

17.30 : Seputar Indonesia

18.00 : Untukmu Segalanya

19.00 : Berita Nasional

19.30 : Janjiku

20.30 : Layar Emas

21.00 : Dunia Dalam Berita

21.30 : Layar Emas

22.30 : FS: Knight Rider

23.30 : Startrek Next Generation

00.30 : Buletin Malam

01.00 : Berita Terakhir

Kamis Jumat Sabtu
05.00 : Hikmah Fajar05.30 : Nuansa Pagi07.00 : Nuansa Musik

07.30 : Aneka Dialog

08.00 : Si Doel Anak Sekolahan

09.00 : FTV Bollywood

11.30 : Keluarga Cemara

12.30 : Buletin Siang

13.00 : Chanel V

14.00 : Party Of Five

15.00 : Early Edition

16.00 : Primer Amor

16.30 : Kuis Piramida

17.00 : FS: Friends

17.30 : Seputar Indonesia

18.00 : Miami Vice

19.00 : Berita Nasional

19.30 : Janjiku

20.30 : Bagito Show

21.00 : Dunia Dalam Berita

21.30 : FTV Indonesia

23.30 : Friday The 13th

00.30 : Buletin Malam

01.00 : Berita Terakhir

01.30 : Liga Italia

05.00 : Hikmah Fajar05.30 : Nuansa Pagi07.00 : Nuansa Musik

07.30 : Aneka Dialog

08.00 : Si Doel Anak Sekolahan

09.00 : FTV Bollywood

11.30 : Keluarga Cemara

12.30 : Buletin Siang

13.00 : Wild Rose

14.00 : Party Of Five

15.00 : FS: Space, Above, and Beyond

16.00 : Primer Amor

16.30 : Kuis Piramida

17.00 : FS: Friends

17.30 : Seputar Indonesia

18.00 : FS: Another World

18.30 : Jinny Oh Jinny

19.00 : Berita Nasional

19.30 : Janjiku

20.30 : Kuis Keluarga Lifebuoy

21.00 : Dunia Dalam Berita

21.30 : FTV Indonesia

23.30 : Law & Order

00.30 : Buletin Malam

01.30 : Berita Terakhir

05.00 : Hikmah Fajar05.30 : Nuansa Pagi07.00 : Nuansa Musik

07.30 : Animaniacs

08.00 : Selera Nusantara

08.30 : Opera 3 Zaman

09.00 : Delta

09.30 : FC: Encounter of Spooky Kind

11.30 : Anak Seribu Pulau

12.30 : Buletin Siang

13.00 : FC: Attack Force Z

15.00 : Kuis Jari-Jari

15.30 : Cinema-Cinema

16.00 : Sinbad

17.00 : Jojo Fashion Show

17.30 : Seputar Indonesia

18.00 : The Pretender

19.00 : Berita Nasional

19.30 : Moddy Si Juragan Kost

20.00 : FS: Kungfu The Legend Continues

21.00 : Dunia Dalam Berita

21.30 : FTV Mandarin

23.30 : Spenser Of Hire

00.30 : Buletin Malam

01.00 : Berita Terakhir

01.30 : Liga Champions

Minggu
05.00 : Hikmah Fajar05.30 : Nuansa Pagi07.00 : Spiderman

07.30 : Candy-Candy

08.00 : Doraemon

08.30 : Mighty Morphin Power Rangers

09.00 : FS: Hercules Legendary Journey

10.00 : Wiro Sableng

11.00 : Cipta Pesona Bintang

11.30 : Masked Rider

12.00 : The New Adam 12

12.30 : Buletin Siang

13.00 : Penyegaran Rohani Kristen

13.30 : Si Buta Dari Goa Hantu

14.30 : Planet Football

15.00 : Sliders

16.00 : New Adventures of Robin Hood

17.00 : Kuis Liga Bola

17.30 : Seputar Indonesia

18.00 : Gara-Gara

18.30 : Lenong Rumpi

19.00 : Berita Nasional

19.30 : Flipper

20.30 : Paradise

21.00 : Dunia Dalam Berita

21.30 : FTV Mandarin

23.30 : Street Justice

00.30 : Buletin Malam

01.00 : Berita Terakhir

Categories: Hiburan

Tawadhu

November 13, 2010 Tinggalkan Komentar

Dan rendahkanlah dirimu terhadap orang – orang mukmin yang mengikutimu” (QS As-Syu’ara (26): 215)

Bagaimana dengan kita? Sudahkah kita menjadi orang yang tawadhu’? orang yang tawadhu’ itu adalah orang yang memiliki akhlak mulia yang menggambarkan keagungan jiwa, kebersihan hati dan ketinggian derajat pemiliknya. Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang bersikap tawadhu’ karena mencari ridho Allah maka Allah akan meninggikan derajatnya. Ia menganggap dirinya tiada berharga, namun dalam pandangan orang lain ia sangat terhormat. Barangsiapa yang menyombongkan diri maka Allah akan menghinakannya. Ia menganggap dirinya terhormat, padahal dalam pandangan orang lain ia sangat hina, bahkan lebih hina daripada anjing dan babi” (HR. Al-Baihaqi)

Mawlana Sulthanul Awliya’ Syaikh ‘Abdullah Faiz ad-Daghestani berkata, “Mengapakah Nabi Muhammad SAW., menjadi seseorang yang paling terpuji dan terhormat di Hadirat Ilahi? Karena beliau-lah yang paling rendah hati di antara seluruh ciptaan (makhluq) Allah.” Beliau selalu duduk seakan bagai seorang hamba di hadapan tuan pemiliknya, dan selalu pula makan sebagai seorang hamba atau pekerja yang makan di hadapan tuan pemiliknya. Beliau tak pernah duduk di atas meja.

Karena itulah, tak seorang pun mencapai kedudukan seperti beliau di Hadirat Ilahiah, tak seorang pun dihormati dan dipuji di Hadirat Ilahiah sebanyak Penutup para Nabi, Muhammad SAW. Karena itulah, Allah SWT memberikan salam bagi beliau, dengan mengatakan: “As-Salaamu ‘Alayka Ayyuha an-Nabiyyu”, “Keselamatan bagimu, wahai Nabi!”. Allah SWT tidak mengatakan, “Keselamatan bagimu, wahai Muhammad”. Tidak!! Melainkan, “Keselamatan bagimu, Wahai Nabi!” Dan kita kini mengulangi salam dari Allah SWT. bagi Nabi SAW., tersebut minimal sembilan kali dalam shalat-shalat harian kita, saat kita melakukan tasyahhud.

Salam Ilahiah ini tidaklah dikaruniakan bagi siapa pun yang lain. Ini adalah puncak tertinggi suatu pujian dari Tuhan segenap alam bagi Nabi-Nya. Beliau telah mencapai suatu puncak tertinggi di mana tak seorang pun dapat mencapainya, semata karena kerendahhatiannya. Karena itu pula, beliau mewakili Keagungan Allah dalam seluruh ciptaan-Nya. Ego Sang Nabi telah habis dan berserah diri kepada Allah SWT., tak seperti kita, yang selalu terkalahkan oleh egonya sendiri. Seperti misalnya ketika penulisan nama seseorang, kita lupa tidak mencantumkan Bapak atau Ibu atau pangkat atau jabatan orang tersebut. Maka, bisa jadi orang tersebut akan marah karena merasa tidak di hormati atau tidak dihargai. Dan ini saya rasakan ketika saya mencetak kartu undangan pernikahan. Saya serahkan data-datanya ke percetakan, setelah selesai dicetak ada satu nama yang tidak memakai bapak. Dan apa yang terjadi, yang punya nama itu marah dan tidak hadir dalam acara pernikahan tersebut karena merasa tidak dihormati atau dihargai.

Mengapa ego kita selalu saja mendominasi gerak langkah kita? Bisa jadi, karena kita membiarkan setan mengajari diri kita dengan tipu muslihatnya. Kita diajari oleh setan, bagaimana menjadi orang yang terhormat atau menjadi orang yang pertama. Dan kita juga diajari oleh setan bagaimana memiliki ego seperti egonya Fir’aun, Namrudz, Qarun dan lain sebagainya. Karena itulah, setiap orang kini ingin mewakili egonya mereka, bukan untuk mewakili sang penutup para Nabi yaitu Nabi Muhammad SAW.

Oleh karena itu, alangkah baiknya kalau kita menjadi wakil sang penutup para Nabi, bukan sebagai wakil-wakilnya setan yang menyesatkan, yang kesananya akan menjerumuskan kita kedalam azabnya Allah SWT dalam neraka-Nya. Maka, untuk menjadi orang yang mewakili sang penutup para Nabi, kita harus memiliki akhlak seperti beliau, yang salah satunya adalah tawadhu’ (rendah hati). Karena sifat ini telah diwahyukan oleh Allah SWT kepada beliau supaya orang-orang tidak bersikap sombong kepada yang lain, sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah SAW:

Dari Iyadl bin Himar ra. Berkata Rasulullah SAW: “Sesungguhnya Allah telah memberi wahyu kepadaku yaitu kamu sekalian hendaklah bersikap tawadhu’ (merendahkan diri) sehingga tidak ada seseorang bersikap sombong kepada yang lain, dan tidak ada seseorang menganiaya yang lain.” ( HR. Muslim ).

Dan, Abdullah bin Jarullah dalam kitabnya Fadhlu At-Tawadhu wa Dzamu Al-Kibr memberi gambaran kepada kita tentang tanda-tanda orang yang tawadhu’, dia mengatakan bahwa ada enam tanda-tanda tawadhu’ yang harus kita miliki:

PERTAMA, engkau menonjolkan diri terhadap sesamamu, maka engkau sombong. Dan apabila engkau menyatu dalam kebersamaan dengan mereka maka engkau tawadhu’.

KEDUA, apabila engkau berdiri dari tempat dudukmu dan mempersilahkan orang berilmu dan berakhlaq duduk di tempatmu, maka engkau tawadhu’.

KETIGA, apabila engkau menyambut orang biasa dengan ramah dan wajah yang menyenangkan, dengan kata-kata yang akrab, memenuhi undangannya, maka engkau tawadhu’.

KEEMPAT, apabila engkau mengunjungi orang yang lebih rendah setatus sosialnya atau yang sederajat denganmu, atau membawakan barang-barang bawaan yang ada ditangannya, maka engkau tawadhu’.

KELIMA, apabila engkau mau duduk bersama fakir miskin, menjenguk yang sakit, orang-orang yang cacat, memenuhi undangan mereka, makan bersama mereka, maka engkau orang yang tawadhu’.

KEENAM, apabila engkau makan dan minum secara tidak berlebihan dan tidak untuk demi gengsi, maka engkau orang yang tawadhu’

Sahabat-sahabat sekalian, semoga tanda-tanda tawadhu’ yang seperti disebutkan di atas dapat kita miliki, sehingga kita termasuk orang-orang yang mewakili sang penutup para Nabi yaitu Nabi Muhammad SAW. Amiin.

 

 

Categories: Renungan Tag:,
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.