Beranda > Motivasi > Sebuah Renungan Tentang KESUKSESAN

Sebuah Renungan Tentang KESUKSESAN

Sukses Itu Sederhana,
Sukses tidak ada hubungan dengan menjadi kaya raya,

Sukses itu tidak serumit serahasia seperti kata Robert Kiyosaki atau

Tung Desem Waringin/the secret,
Sukses itu tidak perlu dikejar, SUKSES adalah Kita..
karena kesuksesan terbesar ada pada diri Kita sendiri…

Bagaimana Kita tercipta dari pertarungan jutaan sperma
untuk membuahi 1 ovum, itu adalah sukses pertama Kita!
Bagaimana Kita bisa lahir dengan anggota tubuh sempurna
tanpa cacat, itulah kesuksesan Kita kedua

Ketika Kita ke sekolah bahkan bisa menikmati studi S1, di
saat tiap menit ada 10 siswa drop out karena tidak mampu
bayar SPP, itulah Sukses Kita Ketiga…

Ketika Kita bisa bekerja di perusahaan bilangan segitiga
emas, di saat 46 juta orang menjadi pengangguran, itulah
Kesuksesan Kita Keempat…

Ketika Kita masih bisa makan tiga kali sehari, di saat ada
3 juta orang mati kelaparan setiap bulannya itulah
Kesuksesan Kita ang Kelima…

Ketika Kita masih bisa bermain dengan anak dan Suami/
Istri Kita, di saat banyak orang yang lebih mementingkan
pekerjaan dibanding keluarga
itulah kesuksesan Kita Keenam...
dan seterusnya…………….

Sukses terjadi setiap hari, Namun Kita tidak pernah
menyadarinya… Sukses selalu dibiaskan oleh penulis buku
laris supaya bukunya bisa terus-terusan jadi best seller
dengan membuat sukses menjadi hal yang rumit dan sukar
didapatkan.. . Meskipun sebenarnya sukses itu sering
didapatkan.

Sukses tidak melulu soal harta, rumah mewah, mobil sport,
jam Rolex, pensiun muda, menjadi pengusaha, punya kolam
renang/helikopter, punya istri cantik / suami tampan &
resort mewah di Karibia…

Sukses adalah mencintai & bangga terhadap diri Kita
sendiri, mengerjakan apa yang Kita sukai kapan saja dan di
mana saja….

Sukses sejati adalah hidup dengan penuh syukur atas segala
rahmat Tuhan, sukses yang sejati adalah menikmati &
bersyukur atas setiap detik kehidupan Kita, pada saat Kita
gembira, Kita gembira sepenuhnya, sedangkan pada saat Kita
sedih, Kita sedih sepenuhnya, setelah itu Kita sudah harus
bersiap lagi menghadapi episode baru lagi.

Sukses sejati adalah hidup benar di jalan Tuhan, hidup
baik, tidak menipu, saleh & selalu rendah hati, Sukses itu
tidak lagi menginginkan kekayaan ketimbang kemiskinan,
tidak lagi menginginkan kesembuhan ketimbang sakit, sukses
sejati adalah bisa menerima sepenuhnya kelebihan dan
kekurangan Kita apa adanya dengan penuh syukur.

Pernahkah Kita menyadari?

Kita sebenarnya tidak membeli suatu barang dengan uang,
uang hanyalah alat tukar, Kita sebenarnya membeli rumah
dari waktu Kita.

Ya, Kita mungkin harus kerja siang malam utk bayar KPR
selama 15 tahun atau beli mobil/motor kredit selama 3
tahun. Itu semua sebenarnya Kita dapatkan dari membarter
waktu Kita, Kita menjual waktu Kita dari pagi hingga malam
kepada penawar tertinggi untuk mendapatkan uang supaya
bisa beli makanan, pulsa telepon dll…

Aset terbesar Kita bukanlah rumah/mobil Kita, tapi diri
Kita sendiri, Itu sebabnya mengapa orang pintar bisa
digaji puluhan kali lipat dari orang
bodoh… Semakin berharga diri Kita, semakin mahal orang
mau membeli waktu Kita…

Itu sebabnya kenapa harga 2 jam-nya Kiyosaki bicara ngalor
ngidul di seminar bisa dibayar 200 juta atau harga 2 jam
seminar Pak Tung bisa
mencapai 100 juta!!!

Itu sebabnya kenapa Nike berani membayar Tiger Woods &
Michael Jordan sebesar 200 juta dollar, hanya untuk
memakai produk Nike. Suatu produk
bermerk menjadi mahal/berharga bukan karena merk-nya, tapi
karena produk tsb dipakai oleh siapa…

Itu sebabnya bola basket bekas dipakai Michael Jordan
diperebutkan, bisa terjual 80 juta dollar, sedangkan bola
basket bekas dengan merk sama, bila
kita jual harganya justru malah turun…

Hidup ini kok lucu,
Lucu bila setelah Kita membaca tulisan di atas Namun Kita
masih mengejar fatamorgana tersebut ketimbang menghabiskan
waktu Kita yang sangat berharga untuk sungkem sama orang
tua yang begitu mencintai Kita, memeluk hangat pasangan
hidup Kita, bercanda dengan anak kita, mengatakan  
“ I LoveYou” kepada Keluarga yang Kita cintai.

Lakukanlah ini selagi Kita masih punya waktu, selagi Kita
masih sempat, Kita tidak pernah tahu kapan Kita akan
meninggal, mungkin besok pagi,
mungkin nanti malam,

Kategori:Motivasi Tag:
  1. Agustus 14, 2009 pukul 5:11 am

    emang bnar harus drenungkan…sukses untuk anda..

  2. Bank Soal
    Juli 11, 2009 pukul 5:13 am

    sukses itu stop dreaming start action

  3. tipsbisnisuang
    Juli 11, 2009 pukul 5:12 am

    Benar apa yg anda katakan. banyak orang termasuk saya dulu tak mampu mendefinisikan sukses menurut hati saya. Yg dilakukan adalah membuat kesuksesan mirip dengan kesuksesan orang lain. Maka buat definisi sukses menurut hati anda, dan ketika telah mencapainya kesuksesan telah dikecap.

    salam sempurna !

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: