Beranda > Hiburan > Mbah Maridjan

Mbah Maridjan

Bapak tua itu yang bernama Mbah Maridjan (83) adalah seorang juru kunci Gunung Merapi yang sudah terkenal di dalam maupun luar negeri. Juru kunci yang sudah menjaga Merapi sejak 1965 kemudian diangkat resmi oleh Sultan Hamengku Buwono IX tahun 1974 tersebut bergelar Penewu Surakso Hargo dan tetap setia tinggal di Kinahrejo, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman. Mbah Maridjan layaknya artis, selain bintang iklan jamu Sido Muncul atau Minuman energy barengan Ade Ray, Cris John masih dan masih banyak lagi, sekarang ini malah sudah beredar video klip lagu campur sari. Mungkin kalau nggak ada kejadian Merapi meletus, video ini sedikit yang tahu.

Yang mau nonton videonya klik aja MBAH MARIDJAN

“Kepada Mbah Maridjan hormaaat Grakk,” Demikian awal lagu itu sebagai penghormatan kepada Mbah Maridjan. Mbah Maridjan mengenakan baju sorjan garis coklat sedang lewat di depan barisan sinden dan Cak Dikin yang berbaris memberi penghormatan. Cak Dikin sedikit membungkukkan badan dan menundukkan kepala, memberi hormat kepada Mbah Maridjan yang mengenakan baju sorjan garis coklat dan beskap Jogja.

Memang Mbah Maridjan tidak ikut nyanyi, hanya senyum dan terus menebar senyum tulus. Dalam video klip ini,  mengambil latar dengan background gunung Merapi, dan di rumah Mbah Maridjan dengan jendela khas warna hijau tua kotak-kotak krem tipis. Lagunya terdengar semangat walau tetap tergolong campur sari Jawa.

 Lirik lagu ini menggambarkan betapa Mbah Maridjan menetapi hidup sebagai lelaki Jawa yang perkasa, lugu dan bersahaja. Dia tokoh pemberani dan disegani karena keteguhannya mempertahankan prinsip akan amanah yang diemban. Sebagai juru kunci Merapi, Mbah Maridjan sering dijuluki Semelekete Gunung Merapi. Sehingga pembicaraan atau pemberitaan gunung di perbatasan Jogja dan Jateng ini serasa tak lengkap tanpa Mbah Maridjan.

Sebagai orang yang menepati tugas tugasnya sebagai juru kunci yang berat, Mbah Maridjan juga dikenal rosa (kuat) walau di usia 83 tahun tapi tetap tegar. Lagu itu menyebut berkat doa Mbah Maridjan, gunung Merapi batal meletus. Artinya, ketika Mbah Maridjan memohon kepada Tuhan agar membatalkan atau menunda Merapi meletus, akhirnya dikabulkan. Sekarang Mbah Maridjan sudah wafat dalam keadaan sujud dan telah pun dikuburkan. Siapa yang akan dipercaya Sultan HB X dan masyarakat Jawa umumnya untuk menjadi juru kunci gunung paling aktif ini. Yang jelas, walau Mbah Maridjan sudah tiada, tapi nama dan semangatnya akan tetap hidup, minimal tercantum dalam tembang campur sari tersebut.

Selamat jalan Mbah Maridjan Semoga arwahmu akan diterima di sisi Allah SWT dan segala dosa2mu akan diampuni-Nya.

Kategori:Hiburan Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: